RealitaKaltim.com. TENGGARONG-Kesiapan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2026 tak perlu diragukan lagi. Pasalnya, persiapan agenda rutin yang dijadwalkan berlangsung pada 3-11 Desember 2026 itu secara umum telah siap digelar. Bahkan telah mencapai 80 persen, dan saat ini dilakukan pematangan jadwal dan lokasi arena MTQ dengan melibatkan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Kaltim.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar, Dafip Haryanto saat memimpin rapat persiapan memaparkan, penyelarasan jadwal dan lokasi serta hal teknis terkait pelaksanaan Pawai Ta’aruf, termasuk lokasi pelantikan Dewan Hakim menjadi pembahasan serius.
“Hasil koordinasi LPTQ Kukar ke LPTQ Kaltim, terdapat beberapa perubahan jadwal dan tempat, contohnya Pawai Ta’aruf dan lokasi pelantikan Dewan Hakim. Penyesuaian langsung dikoordinasikan ke seksi acara dan vendor, agar alokasi waktu dan informasi bisa diteruskan secara lengkap kepada kafilah dan Dewan Hakim,” ujar Dafip, Kamis (8/10/2026).
Tak hanya itu, Dafip juga membeber rincian jadwal utama penyelenggaraan MTQ Kaltim 2026 di Kukar, akan dimulaikan pada 3 hingga 11 Desember 2026. Malam pembukaan MTQ dijadwalkan pada Sabtu (5/12/2026). Adapun kedatangan kontingen kafilah dari kabupaten dan kota di Kaltim dijadwalkan pada 2 Desember, sedangkan kepulangan pada 12 Desember 2026.
“Lokasinya sudah dipersiapkan, untuk cabang Qira’at dan Mujawwad Murottal Al-Qur’an yang semula di Gedung Serbaguna Kompleks Kantor Bupati Kukar. Karena gedung masih tahap rehabilitasi, panitia siapkan opsi pemindahan ke Pendopo Bupati Kukar,” bebernya.
Guna memastikan kesiapan arena lainnya, Pemkab Kukar menjadwalkan rapat penunjukan bersama seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) penanggung jawab arena pada Jumat (9/10/2026).
“Maskot MTQ secara internal tuan rumah sudah siapkan, tinggal menunggu penetapan dan koordinasi lanjutan bersama LPTQ Kaltim. Rencananya ekspos di tanggal 4 November nanti, diawali rapat finalisasi pada 15 Oktober 2026,” tambah Dafip.
Selain itu, Pemkab Kukar telah menyiapkan petugas yang menjadi penghubung atau LO (Liaison Officer) untuk membantu fasilitasi kebutuhan seluruh kontingen, baik pemondokan, konsumsi, armada transportasi dan hal teknis lainnya, selama kegiatan berlangsung. Petugas penghubung tersebut mulai aktif bertugas pada 15 Oktober 2026. (adv/ilm)












