RealitaKaltim.com TENGGARONG-Pembangunan sembilan titik Desa Nelayan Merah Putih di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai berjalan. Berdasarkan pemantauan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, progres fisik di sejumlah lokasi tersebut berkisar 10 hingga 30 persen.
Kepala DKP Kukar, Muslik mengatakan pembangunan tersebar di kawasan pesisir laut dan perairan umum daratan. Beberapa lokasi diantaranya di Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, Anggana, Muara Jawa, Samboja, Kota Bangun, Kenohan, dan Muara Muntai.
“Progresnya sudah 10 sampai 30 persen,” ujarnya, Minggu (8/11/2026).
Menurut Muslik, waktu dimulainya pekerjaan tidak bersamaan, karena terdapat sejumlah penyesuaian dalam pelaksanaan. Namun, secara umum pengerjaan di beberapa lokasi mulai berjalan pada September hingga Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan program prioritas pemerintah pusat yang dibiayai melalui APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pelaksanaan kegiatan ditangani langsung Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, termasuk pengelolaan pekerjaan dan pejabat pembuat komitmen (PPK).
“Kita hanya sediakan lokasi,” singkatnya.
Muslik mengakui penyelesaian pekerjaan hingga akhir Desember perlu menjadi perhatian. Apabila tidak rampung sesuai tahun anggaran, kemungkinan pekerjaan melampaui tahun berjalan. Ia berharap pelaksana dapat mempercepat pekerjaan karena sejumlah pembangunan masih tahap awal.
Pemkab Kukar, lanjutnya terus berkoordinasi agar pembangunan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat bagi aktivitas dan produktivitas nelayan di daerah. (adv/ilm)












