RealitaKaltim.com TENGGARONG-Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin memastikan pemberian bonus bagi atlet yang berlaga di sejumlah ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 tidak akan terganggu kebijakan efisiensi anggaran maupun keterlambatan penyaluran transfer daerah.
Rendi menyampaikan hal tersebut saat pelepasan kontingen Kukar di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026). Ia meminta para atlet tidak ragu dan tetap bersemangat menghadapi pertandingan.
“Kami pastikan bonus untuk para atlet tidak akan terpotong dengan isu efisiensi ataupun lambat bayar transfer daerah. Itu tidak akan terpengaruh, kita pastikan menjadi prioritas,” tegas Rendi.
Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang sebelumnya menjamin bonus atlet minimal sama dengan periode sebelumnya. Bahkan, Aulia menyatakan pemerintah daerah siap menyamakan nominal apabila terdapat kabupaten atau kota lain yang memberikan bonus lebih tinggi.
Pada Porprov sebelumnya, bonus yang diterima atlet Kukar disebut mencapai Rp50 juta. Namun, besaran bonus untuk ajang tahun ini masih akan dibahas bersama organisasi olahraga terkait.
Rendi menilai bonus bukan satu-satunya hal yang harus menjadi motivasi atlet. Menurutnya, membawa nama baik daerah merupakan tanggung jawab dan kebanggaan yang lebih besar.
“Bonus itu masalah angka, tapi Kutai Kartanegara masalah harga diri. Jadi jaga harga diri Kutai Kartanegara di kancah provinsi,” ujarnya.
Ia berharap kepastian dukungan pemerintah tersebut membuat seluruh kontingen dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan dan memberikan hasil terbaik bagi Kukar. (adv/ilm)
