RealitaKaltim.com. TENGGARONG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan 100 personel petugas kebersihan untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kaltim Tahun 2026. Persiapan itu dilakukan untuk menjaga kebersihan lokasi lomba, kawasan perkotaan, dan titik keramaian selama kegiatan berlangsung.
Kesiapan itu pertimbangkan jumlah kontingen dan tamu yang hadir mencapai 1.000 hingga 1.200 orang. Dengan jumlah pengunjung itu, pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian penting agar penyelenggaraan MTQ berjalan lancar, dan memberi kesan baik bagi peserta dan tamu yang hadir.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Tri Joko Kuncoro menjelaskan pihaknya siap mendukung kesuksesan kegiatan melalui pelayanan kebersihan di seluruh lokasi penyelenggaraan.
Berdasarkan pemetaan lokasi kegiatan, terdapat sejumlah titik memerlukan penanganan kebersihan lebih intensif, terutama lokasi pembukaan dan penutupan MTQ, serta kawasan pameran atau ekspo. Kawasan Arbizz Space, Taman Kota Raja, dan Jam Bentong menjadi perhatian pengaturan petugas.
“Intensitas pengunjung di setiap lokasi akan berbeda, sehingga pengerahan personel disesuaikan kebutuhan dan potensi keramaian. Secara keseluruhan, DLHK Kukar siapkan hampir 100 personel untuk membantu menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung,” jelasnya kepada media ini, Kamis (15/10/2026).
Untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah, DLHK Kukar juga menyiapkan pola pengangkutan dua kali sehari, pagi dan sore hari. Selain itu, dua truk taktis dikerahkan khusus mendukung pengangkutan sampah dari lokasi kegiatan.
Joko menyebut, pengalaman Erau menjadi bahan evaluasi persiapkan penanganan sampah MTQ, tingginya jumlah pengunjung, hiburan, perlombaan, hingga kehadiran artis berpotensi meningkatkan volume sampah, terutama botol plastik dan kemasan makanan maupun minuman.
Selain menyiapkan personel dan armada, DLHK Kukar telah berkoordinasi dengan panitia penyelenggara atau event organizer (EO) untuk menyediakan tempat sampah di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian, petugas juga akan menyiapkan kantong plastik untuk mempermudah pengumpulan dan pengangkutan sampah. (adv/Ilm)










