RealitaKaltim.com. TENGGARONG-Sekitar 70 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kutai Kartanegara (Kukar) akan beroperasi paling lambat akhir 2026 ini. Operasional itu menyasar bangunan yang telah selesai, terverifikasi, dan terdaftar dalam portal Badan Gizi Nasional (BGN).
“Alhamdulillah, kita dikunjungi BGN. Salah satu yang disampaikan adalah kebijakan pembukaan 20 SPPG di Kukar, tiga diantaranya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” ujar Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono usai menerima kunjungan Direktur Manajemen Risiko BGN yang membahas perkembangan dan kebijakan operasional SPPG di Kukar, Kamis (15/10/2026)
Ia menyebutkan, sejumlah dapur SPPG yang telah dibangun itu tersebar beberapa wilayah, antara lain Tabang, Kenohan, Muara Muntai, Anggana, dan Kembang Janggut. Meski bangunannya telah tersedia, beberapa SPPG belum dapat beroperasi karena moratorium atau penghentian sementara pembukaan layanan.
Namun, komitmen yang BGN dalam pertemuan daring bersama jajaran terkait, dapur SPPG yang telah dibangun di Kukar diharapkan bisa segera dioperasikan, termasuk di wilayah 3T dan kawasan lainnya.
“Paling lambat akhir tahun ini. Tapi, tidak ada penambahan SPPG baru. Yang akan dioperasionalkan adalah bangunan yang sudah terbangun, selesai, terverifikasi, dan sudah masuk dalam portal BGN. Jumlah bangunan yang masuk rencana operasional mencapai 70 unit SPPG,” sebutnya. (adv/Ilm)












