Indeks

Distan Pangan Kukar Sorot Rantai Pasok Bahan Pangan MBG

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias,S.Hut, MP (Foto: Istimewa)

RealitaKaltim.com TENGGARONG-Dinas Ketahanan Pangan Kutai Kartanegara (Kukar) memberi perhatian serius terhadap rantai pasok bahan pangan untuk dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kukar. Hal itu menyusul komitmen pemerintah agar kebutuhan pangan tidak didominasi produk luar, agar memberi dampak ekonomi bagi petani dan peternak lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias mengungkapkan, saat ini terdapat 48 dapur MBG yang beroperasi, termasuk fasilitas baru di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) seperti Kutai Lama. Kendati operasional berjalan baik, pembangunan dapur mitra di daerah terpencil seperti Tani Baru, Muara Pantuan dan Sepatin memiliki tantangan tersendiri, karena penerima manfaat sedikit, sehingga perlu formulasi khusus dari Badan Gizi Nasional (BGN).

” Dinas Ketahanan Pangan menyoroti rantai pasoknya. Saat ini bahan pangan masih banyak dari luar daerah. Contohnya beras, dapur MBG syaratkan kualitas premium, sementara penggilingan lokal baru produksi kelas medium,” ujar Ananias kepada media ini, Jumat (16/10/2026).

Untuk mengatasi hal itu, melalui instruksi Bupati Kukar, pihaknya telah menyiapkan anggaran di APBD Kukar 2027 untuk ‘upgrade’ serta bantuan alat penggilingan padi lokal, agar mampu produksi beras kualitas premium.

Selain beras, pihaknya juga mendorong penggunaan komoditas lokal seperti ayam petelur yang sudah terserap baik, serta opsi substitusi bahan pangan dengan memanfaatkan ubi jalar atau komoditas lokal lain sebagai pengganti kentang.

Ananias menambahkan, transparansi pasokan bahan pangan semakin terkontrol melalui aplikasi khusus BGN yang berfungsi layaknya ‘marketplace’ tingkat kecamatan.

“Harapan kita, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi, kecerdasan anak, dan penurunan stunting, tapi membuka lapangan kerja di dapur-dapur, serta memutar roda ekonomi para petani, peternak, dan pembudidaya ikan lokal di Kukar,” harapnya. (adv/iIm)

Exit mobile version