Indeks

Tekan Pengangguran, Distransnaker Bina Warga Lokal Jadi Pengusaha

Foto : Kepala Dinas Distransnaker Kukar, Dendy Irawan Fahriza

RealitaKaltim.com TENGGARONG-Kabar baik bagi warga Kutai Kartanegara (Kukar) yang ingin menjadi pengusaha baru di sektor informal. Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar membuka program pembekalan keterampilan sekaligus menyiapkan bantuan sarana usaha untuk kelompok binaan tenaga kerja mandiri (TKM) yang berminat menjadi pelaku usaha mandiri di sektor informal. Upaya itu sebagai sarana menekan pengangguran, kegiatan tersebut memilih lokus kecamatan di Kukar.

“Program ini bertujuan mencetak pengusaha baru dari warga lokal. Sehingga bisa mandiri dengan bekal ilmu dan modal sarana yang diberikan pemerintah. Bahkan, berharap bisa menciptakan peluang kerja baru di masyarakat,” kata Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irawan Fahriza kepada media ini, Senin (5/10/2026) lalu.

Dendy menegaskan bahwa, program yang dicanangkan itu berbeda dengan program sektor formal yang selama ini hanya terfokus untuk menyiapkan calon pekerja atau karyawan.

“Kalau sebelumnya, Job Fair Kukar kita berhasil menyalurkan 305 peserta menjadi karyawan di sektor formal. Nah, kali ini hanya fokus mencetak pengusaha mandiri dari warga lokal untuk sektor informal saja,” tegas Dendy.

Langkah dilakukan Dendy, dalam menyiapkan wirausaha mandiri yang tersebar di sejumlah wilayah di Kukar itu, telah dimulakan dari Kecamatan Muara Wis yang terfokus pada pelatihan perbengkelan motor. Kemudian, di Kecamatan Samboja dengan fokus pelatihan pertukangan mebel. Selanjutnya, program ini akan menyasar Kecamatan Loa Kulu, Sebulu, hingga Tenggarong.

“Pelatihan dan pembekalan keterampilan intensif selama lima hari, peserta juga menerima bantuan paket sarana usaha, seperti perlengkapan alat perbengkelan dan pertukangan,” tambahnya.

Lanjut dikatakan Dendy, program tersebut akan dikawal secara ketat, agar berdampak nyata. Bahkan, kelompok binaan yang memerlukan tambahan modal, akan difasilitasi melalui Program Kredit Kukar Idaman Terbaik.

Melalui pendampingan berkelanjutan hingga akses permodalan daerah, Pemkab Kukar optimistis mampu melahirkan pelaku usaha mandiri baru di kecamatan, sekaligus upaya menekan pengangguran dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. (adv/ilm)

Exit mobile version