Indeks

Pakai Dana RT, Kawasan Danau Aji Bakal Dibangun Hidran Kebakaran

Wacana Pemkab Kukar Cegah Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk

BUPATI Kukar, Aulia Rahman Basri saat meninjau lokasi kebakaran dan menyapa warga terdampak di Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Kamis (8/10/2026). (Foto: Istimewa)

RealitaKaltim.com. TENGGARONG-Kobaran api yang menghanguskan puluhan rumah warga di kawasan Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin (5/10/2026) lalu menjadi atensi utama Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya dalam penataan sistem proteksi kebakaran di permukiman padat penduduk. Karena itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri meminta agar kawasan rawan, khususnya di Jalan Danau Aji agar dirancang pembangunan hidran mandiri, dengan memanfaatkan alokasi dana Rukun Tetangga (RT) yang dikucurkan dari APBD Kukar.

“Kawasan ini harus dibangun hiran mandiri, karena akses petugas untuk mendapatkan sumber air, sangat terbatas. Selain kondisi jalan yang sempit dan padat, menjadi kendala  utama bagi armada Damkar untuk menjinakkan api,” kata Aulia kepada media ini disela peninjauan di lokasi bencana, kemarin.

Bahkan, ia mengungkap bahwa beberapa kendala yang dihadapi petugas saat melakukan pemadaman api selama 2 jam, sehingga dampak kobaran api menghanguskan puluhan rumah warga.

“Biasanya, pemadaman dilakukan kurang dari 30 menit, jika akses jalan dan kondisi di lokasi kebakaran mudah diakses dan tersedia sumber air yang cukup. Kami sedang matangkan skema mitigasi jangka menengah dan panjang bersama Disdamkar Kukar, salah satunya memperkuat ketersediaan titik pasokan air di sudut-sudut permukiman padat,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, penanganan infrastruktur dalam skema mitigasi akan disesuaikan dengan pemetaan kebutuhan spesifik masing-masing RT. Jika sistem hidran lokal dapat diakomodasi melalui skema pembiayaan Dana RT, Pemkab Kukar akan optimalkan alokasi tersebut.

“Selain hidran, Pemkab Kukar juga berencana menata kawasan permukiman pascakebakaran untuk membuka akses agar mudah dijangkau armada saat terjadi kondisi darurat, salah satunya saat terjadi kebakaran,” tambahnya. (adv/iIm)

Exit mobile version