Indeks

Milad ‘Aisyiyah Ke-107: PWA Kaltim dan PDA Samarinda Semarakkan Gerakan Perempuan Mengaji

Gerakan Perempuan Mengaji dalam rangka Milad 'Aisyiyah oleh PWA Kaltim dan PDA Samarinda/Foto:Andri-realitakaltim.com

Samarinda – realitakaltim.com- Dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-107, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Timur bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Samarinda menggelar Gerakan Perempuan Mengaji pada Minggu, 26 Mei 2024. Acara yang berlangsung di Masjid Al Musyawarah, Jalan Angsoka, Samarinda ini mengangkat tema “Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta”, sejalan dengan tema besar Milad ‘Aisyiyah ke-107.

Ketua PWA Kaltim, Nurhayati Tappa, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan perempuan mengaji merupakan program unggulan dari Majelis Tabligh dan Ketarjihan PWA Kaltim. Program ini menunjukkan komitmen ‘Aisyiyah sebagai organisasi gerakan Islam berkemajuan yang terus bergerak melakukan pencerahan dakwah secara masif di tengah masyarakat, terutama bagi perempuan.

“Pengajian ‘Aisyiyah selalu rutin kami laksanakan setiap Minggu pagi sebagai bentuk peran organisasi ‘Aisyiyah dalam Muhammadiyah. Kami memiliki peran dakwah pencerahan bagi masyarakat, khususnya perempuan. Pada kegiatan kali ini, kami menyelenggarakan bersama PDA Samarinda dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-107,” ujar Nurhayati.

Dosen UINSI Samarinda, Robingatun, yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa memperkokoh dan memperluas dakwah kemanusiaan semesta adalah bentuk afirmasi dari Q.S Ali Imran Ayat 104. Ini adalah pernyataan yang diucapkan secara terus menerus dengan percaya diri sehingga dapat meningkatkan nilai spiritual.

Robingatun juga menjelaskan bahwa dalam melaksanakan dakwah kemanusiaan semesta, diperlukan kesadaran penuh serta energi positif yang dipancarkan kepada lingkungan sekitar. Nilai-nilai seperti sukacita, kasih sayang, harapan, dan pemikiran yang optimis serta terbuka sangat diperlukan.

Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PWA Kaltim, Nora Janawahti, menyatakan bahwa pengajian adalah spirit penggerak kegiatan ‘Aisyiyah, sehingga harus dilaksanakan secara masif hingga ke akar rumput. Ia menambahkan bahwa dakwah kemanusiaan semesta dapat dimulai dengan melakukan kebaikan dari hal terkecil yang bisa dirasakan manfaatnya secara terus menerus oleh orang lain.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus PWA Kaltim, pengurus PDA Samarinda, guru-guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, serta simpatisan-simpatisan Muhammadiyah-‘Aisyiyah.

Penulis : Andri

Exit mobile version