Wow! Mahasiswa UMKT Kampus Paser Ciptakan Alat Sangrai Serba Guna

Terima Penghargaan Gubernur Kaltim karena Kembangkan Posyantek dan TTG

Asman, Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital UMKT Kampus Paser menunjukkan piagam penghargaan yang diterima dari Gubernur Kaltim di Lapangan Luar Stadion Panglima Sentik, Penajam Paser Utara, Rabu (30/4/2025) lalu. (Foto: Istimewa)

PENAJAM PASER UTARA.RealitaKaltim.com- Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Kalimantan Timur (Kaltim) Kampus Paser berhasil mengukir prestasi gemilang, dan berhak mendapatkan penghargaan dari Gubernur Kaltim dalam pengembangan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) dan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di Desa Uko, Kabupaten Paser, Kaltim.
Penghargaan tersebut diterima atas kiprah mahasiswa Faperta dan Bisnis Digital UMKT Kampus Paser berkontribusi dalam mendorong inovasi teknologi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, dengan menghasilkan produk inovatif, berupa alat sangrai serba guna yang dimanfaatkan masyarakat setempat,
khususnya di wilayah pedesaan dan sektor pertanian. Penghargaan tersebut diserahkan pada Rabu (30/4/2025) di Lapangan Luar Stadion Panglima Sentik, Penajam Paser Utara, Kaltim.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas prestasi yang diberikan. Ini merupakan kebanggaan dari hasil kerja kolektif sivitas akademika, mitra daerah dan masyarakat. Terima kasih khusus kami sampaikan kepada Rektor UMKT atas dukungan yang sudah diberikan. Bupati Paser yang membuka ruang kolaborasi dan Kepala Desa Uko yang memasilitasi kegiatan TTG,” kata Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital, Asman melalui rilis disampaikan kepada redaksi RealitaKaltim.com.
Secara khusus, Asman juga menyampaikan apresiasi khusus kepada mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) di Desa Uko yang terlibat langsung di lapangan. Khususnya, Ketua Kelompok KKN Desa Uko, Muhammad Fikri Jauhari dan seluruh anggotanya yang sudah berkontribusi besar dalam menghasilkan produk inovatif, berupa alat sangrai serba guna yang bisa dimanfaatkan masyarakat setempat.
Sementara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Paser, Chandra Irwanandhi juga memberi apresiasi atas kolaborasi antara fakultas dan pemerintah desa. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi lokal bisa tumbuh dengan baik, ketika akademisi dan masyarakat bisa bekerjasama. Kami sangat menghargai upaya Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital dalam mendampingi masyarakat desa melalui teknologi yang sederhana, namun berdampak besar,” ujar Chandra.
Dengan penghargaan yang diraih Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital, diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pelopor riset terapan dan pengembangan teknologi yang tepat guna, relevan, dan inklusif untuk masyarakat Kaltim dan Indonesia secara umum.

Reporter: Andri
Redaktur: Najib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *