SAMARINDA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda terus didorong agar mampu bersaing di tengah ketatnya pasar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pendampingan secara berkelanjutan, yang turut mendapat perhatian dari Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari.
Pentingnya pembinaan bagi UMKM menjadi sorotan utama, terutama dalam aspek peningkatan daya saing dan pendapatan. Setiap tahun, Celni terlibat dalam berbagai program pendampingan, termasuk dalam ajang Culinary Playland, yang menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu UMKM dalam meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan pemasaran produk mereka,” ujarnya pada Jumat (14/3/25).
Tidak hanya mendorong eksposur produk, Celni juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi oleh UMKM, khususnya dalam aspek pengemasan, kualitas produk, dan strategi pemasaran.
“Banyak pelaku usaha yang masih kesulitan dalam meningkatkan daya tarik produk mereka, baik dari segi packaging maupun strategi pemasaran agar lebih dikenal masyarakat,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, Celni merencanakan pertemuan dengan para pelaku UMKM untuk mendiskusikan permasalahan yang mereka hadapi serta mencari solusi yang dapat diterapkan secara nyata. Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun identitas yang kuat bagi setiap produk agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di pasar yang lebih luas.
“Keunikan dan kualitas produk harus terus diperkuat agar UMKM Samarinda bisa bersaing dengan produk dari luar,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah strategis yang diupayakan, diharapkan UMKM di Samarinda dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat, sehingga produk-produk lokal bisa lebih dikenal dan diterima di pasar yang lebih luas.(adv)












