Pernikahan Dini di Samarinda: Tantangan Sosial yang Tak Kunjung Usai

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar./realitakaltim.com

SAMARINDA – Meskipun regulasi terkait pernikahan dini telah diberlakukan, fenomena ini masih marak terjadi di Samarinda. Berbagai faktor sosial dan budaya turut memengaruhi praktik ini, sehingga pendekatan yang lebih komprehensif dinilai perlu diterapkan.

permasalahan ini kembali menjadi sorotan. Anhar, anggota komisi IV tersebut, menegaskan bahwa pernikahan anak tidak dapat diselesaikan hanya dengan regulasi semata. Kemiskinan, lingkungan sosial, serta pemahaman agama yang beragam juga berperan besar dalam mendorong terjadinya pernikahan usia dini.

“Fenomena ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih menyeluruh harus diterapkan agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif,” ungkapnya, Senin (17/3/2025).

Menurut Anhar, regulasi yang ada belum tentu mampu menjawab seluruh tantangan di lapangan. Oleh sebab itu, masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Meskipun Samarinda telah mendapatkan predikat Kota Layak Anak, tantangan dalam perlindungan hak-hak anak masih terus muncul. Pernikahan dini yang masih terjadi menunjukkan bahwa aspek sosial dan ekonomi belum sepenuhnya mendukung kesejahteraan anak-anak di kota ini.

Selain faktor ekonomi, pergaulan bebas juga disebut sebagai salah satu penyebab meningkatnya angka pernikahan anak. Anhar menekankan bahwa ancaman ini harus diatasi dengan langkah preventif yang lebih terarah.

“Pendekatan pencegahan harus bersifat menyeluruh dan melibatkan semua elemen, baik pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat,” tambahnya.

Sebagai upaya menekan angka pernikahan usia dini, DPRD Samarinda berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang lebih efektif. Harapannya, anak-anak di Samarinda dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang lebih aman dan mendukung masa depan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *