SAMARINDA – Kualitas infrastruktur di Samarinda kembali menjadi sorotan. Banyak proyek jalan yang baru selesai dibangun, namun dalam waktu singkat sudah mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan oleh perencanaan yang dinilai belum optimal, terutama dalam aspek drainase dan pengawasan teknis.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi DPRD Samarinda. Salah satu anggota Komisi IV, Anhar, menekankan bahwa buruknya sistem perencanaan infrastruktur berdampak pada pemborosan anggaran daerah. Jalan yang seharusnya bertahan lama justru harus diperbaiki dalam waktu singkat karena cepat rusak.
Menurutnya, perencanaan yang matang seharusnya menjadi prioritas agar pembangunan tidak menjadi beban anggaran di kemudian hari. Sistem drainase yang kurang memadai disebut sebagai salah satu faktor utama penyebab cepat rusaknya jalan baru.
Selain itu, lemahnya pengawasan juga dianggap sebagai faktor lain yang memperburuk kondisi infrastruktur. Proyek-proyek yang seharusnya diselesaikan tepat waktu sering kali mengalami keterlambatan atau bahkan terbengkalai.
Akibatnya, masyarakat dirugikan karena akses jalan yang tidak layak dan anggaran daerah terus tersedot untuk perbaikan yang seharusnya bisa dihindari.
“Pemerintah perlu lebih ketat dalam mengawasi proyek yang berjalan. Jangan sampai jalan yang baru dibangun justru menjadi proyek perbaikan berulang. Ini bukan hanya soal efisiensi anggaran, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ungkap Anhar, Senin (17/3/2025)
Penyelesaian proyek yang molor juga menjadi perhatian. Banyak proyek yang tidak selesai sesuai target, menghambat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Kurangnya koordinasi antarinstansi disebut sebagai penyebab utama dari permasalahan ini.
Sebagai solusi, perencanaan yang lebih matang dan pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat diterapkan. Dengan langkah tersebut, pembangunan infrastruktur di Samarinda dapat berjalan lebih efektif, memiliki kualitas yang lebih baik, dan tidak membebani anggaran daerah akibat perbaikan yang terus-menerus dilakukan.(adv)












